Biduran Pada Anak, Apakah Berbahaya Bagi Tubuh?

Sebagai orang tua, ada berbagai hal yang bisa menjadi tanggung jawab di dalam kehidupan, salah satunya termasuk mengurus anak. Jika Anda memiliki anak, ada berbagai hal yang perlu diurus, salah satunya termasuk kondisi kesehatannya. Setiap anak juga bisa berpotensi mengalami berbagai risiko pada tubuh, salah satunya termasuk biduran. Biduran pada anak dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada tubuh dan biasanya tidak berbahaya.

Biduran pada bayi menyebabkan munculnya ruam kemerahan dan bengkak di bagian-bagian tubuh tertentu seperti kaki, tangan, dan wajah

Pemahaman Tentang Biduran

Biduran, atau istilah medisnya disebut sebagai urtikaria, merupakan kondisi yang menyebabkan kemerahan dan pembengkakan pada kulit. Biduran memiliki penampilan yang tampak seperti sejumlah cincin yang tergabung menjadi satu.

Biduran pada anak bisa terjadi pada bagian kulit manapun dan dapat berpindah ke bagian kulit lain. Biduran juga memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari setengah inci hingga beberapa inci.

Pada umumnya, biduran bukan merupakan kondisi yang berbahaya bagi tubuh. Namun, pada sebagian kasus, biduran bisa menjadi tanda bahwa anak mengalami kondisi yang serius pada tubuh. Oleh karena itu, jika anak Anda mengalami gejala tertentu, namun kondisinya memburuk, Anda bisa menghubungi dokter.

Gejala Biduran

Berikut adalah gejala yang bisa terjadi pada anak akibat biduran:

  • Rasa gatal.
  • Kemerahan.
  • Ruam.
  • Pembengkakan.
  • Tersengat.
  • Bintik-bintik.

Jika anak mengalami kondisi yang serius, berikut adalah gejala yang timbul:

  • Mengi.
  • Masalah pernafasan.
  • Pembengkakan pada lidah dan tenggorokan.
  • Kesulitan berbicara.
  • Kehilangan kesadaran.

Faktor Penyebab Biduran

Berikut adalah faktor yang dapat menyebabkan anak mengalami biduran:

  • Makanan

Contoh kandungan makanan yang dapat menyebabkan biduran pada anak adalah gandum dan kacang.

  • Dermatografi

Biduran juga disebabkan oleh dermatografi (kebiasaan orang terhadap kulit seperti menggaruknya).

  • Suhu

Suhu yang dingin dapat menyebabkan biduran pada anak.

  • Cahaya

Baik dari sinar matahari maupun lampu, cahaya juga berpotensi menyebabkan biduran pada anak.

  • Aktivitas fisik

Aktivitas fisik dapat mempengaruhi kondisi tubuh. Tidak hanya itu, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan risiko biduran pada anak.

  • Stres

Stres dapat menimbulkan berbagai masalah pada tubuh, termasuk biduran.

  • Infeksi

Infeksi berupa virus dan bakteri merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan anak mengalami biduran.

  • Serangga

Gigitan serangga juga dapat meningkatkan risiko biduran pada anak.

  • Penggunaan obat

Contoh obat yang menyebabkan biduran pada anak adalah antibiotik.

  • Reaksi alergi

Reaksi alergi tidak hanya terjadi melalui makanan, namun juga berasal dari sumber lain seperti tumbuhan.

  • Faktor lain

Biduran juga bisa disebabkan oleh faktor lain, namun sumbernya tidak dapat diketahui dengan pasti.

Jika Anak Anda Menunjukkan Gejala Yang Serius

Jika anak Anda menunjukkan gejala yang serius seperti masalah pernafasan, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang dialami anak Anda.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang digunakan (jika ada).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisinya seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Gejala apa saja yang timbul?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?

Setelah mengetahui kondisi anak Anda, dokter dapat melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. Setelah itu, dokter dapat memberikan pengobatan yang lebih sesuai untuk mengatasi kondisinya. Contoh obat yang bisa digunakan adalah obat antihistamin.

Kesimpulan

Biduran pada anak merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai. Walaupun biasanya tidak berbahaya bagi tubuh, kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala. Kondisi tersebut juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Jika anak Anda mengalami kondisi yang serius pada tubuh akibat biduran, Anda sebaiknya temui dokter supaya kondisinya bisa ditangani lebih lanjut.