Prosogan FD 15 mg Tablet – Informasi Obat dan Efek Samping Penggunaan

Prosogan FD merupakan obat keras yang mengandung bahan aktif lansoprazole. Obat ini berbentuk tablet dengan dua sediaan dosis, yaitu Prosogan FD 15 mg dan 30 mg. 

Tablet Prosogan diindikasikan untuk terapi perawatan pada penderita penyakit ulkus duodenum, ulkus gaster benigna, refluks esophagitis, dan pengobatan ulkus gaster akibat penggunaan NSAID. 

Simak informasi lengkap berkaitan dengan penggunaan tablet Prosogan FD dan efek sampingnya dengan membaca terus artikel ini. 

Cara kerja Prosogan

Prosogan mengandung bahan aktif lansoprazole. Lansoprazole bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambung, yang bisa meningkat pada penderita gangguan pencernaan, mulas dan refluks asam, dan gastroesophageal-reflux (GERD). Lansoprazole juga digunakan untuk mencegah dan mengobati sakit maag. 

Terkadang, bahan aktif tersebut juga digunakan untuk terapi pengobatan penyakit langka yang disebabkan oleh tumor di pankreas atau usus yang disebut sindrom Zollinger-Ellison.  

Dosis dan aturan pakai

Prosogan umumnya dikonsumsi sebanyak 1 kali sehari, 30 menit sebelum sarapan. Berikut ini dosis Prosogan Tablet 15 mg untuk terapi penyakit:

  • Ulkus duodenum: 1 kali/hari selama 4 minggu
  • Ulkus gastar benigna: 1 kali/hari selama 8 minggu
  • Refluks esophagitis: 1 kali/hari selama 4 minggu
  • Pengobatan ulkus gaster akibat penggunaan NSAID: 1 kali/hari selama 8 minggu

Jika dokter menyarankan mengonsumsi Prosogan 2 kali sehari, maka bisa konsumsi 1 tablet 30 menit sebelum sarapan dan 1 dosis di malam hari 30 menit sebelum makan malam. 

Tablet tidak boleh dihancurkan atau dikunyah agar bekerja secara maksimal. 

Apabila Anda lupa meminum obat, jangan mengambil dosis ganda pada waktu minum berikutnya. 

Apakah Prosogan FD aman digunakan wanita hamil?

Prosogan FD aman digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak dengan dosis yang telah dianjurkan dokter. 

Pada ibu hamil, lansoprazole dalam Prosogan termasuk dalam kategori B. Sebuah percobaan pada hewan menunjukkan pemberian Prosogan FD tablet dapat menurunkan angka harapan hidup dan menyebabkan berat badan lahir rendah. 

Lansoprazole yang dikonsumsi oleh ibu menyusui akan masuk ke dalam ASI yang akan diterima bayi sehinga keamanannya diragukan. Karena itu obat ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. 

Beberapa kondisi lain yang harus diwaspadai sebelum menerima Prosogan yaitu:

  • Penderita disfungsi hati yang parah
  • Hipersensitif terhadap lansoprazole atau zat tambahan dalam obat
  • Akan menjalani endoskopi, karena obat dapat menyamarkan kondisi medis yang seharusnya terlihat selama endoskopi

Efek samping penggunaan obat

Prosogan biasanya bisa ditolerir dengan baik. Namun ada beberapa orang yang merasakan sakit kepala, pusing, lelah, dan perasaan tidak enak setelah mengonsumsi Prosogan. Efek samping tersebut ringan dan bersifat sementara atau akan hilang saat Anda berhenti minum obat. 

Jika Anda mengalami efek samping seperti sakit kepala, kantuk, dan lelah, hindari melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kesadaran seperti mengemudi dan mengoperasikan mesin. 

Efek samping umum lainnya seperti diare, muntah, sembelit, ruam kulit gatal, dan mulut atau tenggorokan kering juga bisa terjadi. Segera hubungi dokter jika efek samping tersebut semakin parah atau menunjukkan gejala lain termasuk nyeri sendi dan anafilaksis (reaksi alergi serius).

Catatan

Beberapa obat dan suplemen dapat mengganggu efektivitas Progosan dan meningkatkan efek samping obat, seperti obat jantung digoxin, beberapa obat antijamur, obat HIV, antidepresan fluvoxamine, St John’s Wort, dan banyak lainnya. 

Sebelum mengonsumsi Progosan, konsultasikan dengan dokter mengenai kondisi kesehatan Anda, termasuk apakah Anda sedang menerima obat-obatan tertentu atau tidak. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *