10 Faktor yang Bisa Jadi Pemicu Prediabetes

10 Faktor yang Bisa Jadi Pemicu Prediabetes

Prediabetes adalah suatu kondisi di mana seseorang memiliki level gula darah yang lebih tinggi dari kadar normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk diindikasikan sebagai diabetes. Gula (Glukosa) didapat dari makanan yang dikonsumsi. Di dalam tubuh, glukosa tersebut akan diolah menjadi energi dengan bantuan hormon insulin. Pada penderita prediabetes, kerja insulin mulai terganggu sehingga alih-alih mengubah glukosa menjadi energi, glukosa malah menumpuk dalam darah.

Kadar glukosa yang tinggi di dalam darah dapat merusak tubuh. Jika dibiarkan, prediabetes dapat berkembang  menjadi diabetes tipe 2 dengan berbagai komplikasinya, seperti penyakit jantung dan stroke. Kondisi ini dapat diobati dan dicegah dengan deteksi dini dan menjalani gaya hidup sehat.

Siapa pun bisa kena kondisi ini, tak peduli berapa usianya. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya prediabetes pada seseorang.

1. Usia

Kasus kejadian prediabetes paling banyak ditemukan pada pasien berusia 40 tahun ke atas. Ini artinya, seiring bertambahnya usia, semakin meningkat pula risiko untuk memiliki kondisi ini.

2. Ras

Meskipun alasan pastinya belum diketahui, orang-orang dari golongan ras tertentu, seperti Afrika Amerika, Hispanik, Asia Amerika, dan Kepulauan Pasifik lebih rentan mengalami prediabetes.

3. Keturunan keluarga

Apabila memiliki anggota keluarga yang menderita kondisi prediabetes atau diabetes tipe 2, Anda memiliki peluang lebih besar untuk mengalami kondisi yang sama di kemudian hari.

4. Berat badan dan lingkar pinggang

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas merupakan faktor risiko utama dari penyakit ini. Semakin banyak jaringan lemak yang terdapat di tubuh Anda, terutama di sekitar perut Anda, semakin tinggi pula risiko Anda untuk menderita prediabetes. Orang-orang dengan indeks massa tubuh yang melebihi 25 cenderung lebih rentan terkena diabetes. Itu artinya, risiko prediabetes juga tinggi. Cara mudahnya, Anda juga bisa mengukur lingkar pinggang Anda dengan menggunakan tangan. Anda berisiko memiliki prediabetes ataupun diabetes jika lingkar pinggang Anda lebih dari 4 jengkal.

5. Pola makan

Sering mengonsumsi daging merah, daging olahan, dan minum minuman manis juga dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami prediabetes. Ini terjadi karena makanan tersebut tinggi gula dan garam, sehingga bisa memengaruhi kinerja hormon insulin dalam mengatur gula darah.

6. Jarang bergerak

Semakin jarang Anda berolahraga atau aktif secara fisik, semakin besar pula peluang Anda mengalami prediabetes. Aktivitas fisik dapat membantu Anda mengontrol berat badan, sehingga glukosa di dalam tubuh akan terpakai sebagai energi tubuh, serta sel-sel tubuh akan lebih peka dalam merespons insulin.

7. Mengalami stress

Apabila Anda mengalami tekanan mental atau stres yang cukup berat, Anda berisiko menderita penyakit ini. Selain meningkatkan risiko, stres juga dapat memicu masalah lain, seperti penyakit jantung.

8. Mengalami diabetes saat hamil (gestasional)

Diabetes gestasional umumnya dialami wanita saat memasuki masa kehamilan. Jika Anda wanita dan mengalami kondisi ini saat hamil, Anda dan bayi Anda memiliki risiko mengalami kondisi ini yang dapat berlanjut menjadi diabetes. Jika bayi yang Anda lahirkan memiliki berat lebih dari 4,1 kilogram, kemungkinan untuk terkena prediabetes juga lebih besar.

9. Menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS ini ditandai dengan siklus menstruasi tidak beraturan, rambut tumbuh berlebihan, serta kenaikan berat badan. Kondisi ini menyebabkan Anda memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami prediabetes dan diabetes.

10. Memiliki gangguan tidur

Sleep apnea adalah kelainan tidur yang menyebabkan pernapasan terganggu berulang kali selama tidur, mengakibatkan kualitas tidur yang buruk. Tidur yang terganggu ini bisa meningkatkan risiko terjadinya prediabetes. Efeknya sama dengan orang yang jam kerjanya yang berubah yakni lebih aktif di malam hari (shift malam).

Itulah sepuluh faktor yang bisa menjadi penyebab terkena prediabetes. Jadi, jika Anda memiliki kondisi tersebut, segeralah periksa ke dokter atau merubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *