Mengenal Laktulosa, Kandungan Utama Dalam Lactulax Syrup

Lactulax syrup menjadi salah satu obat andalan untuk mengatasi sembelit (sulit buang air besar) atau dalam bahasa medis disebut konstipasi. Kondisi ini bisa dialami anak-anak hingga orang dewasa. Penyebabnya adalah kurang mengonsumsi makanan berserat, kurang minum air putih, kehamilan, sering menunda BAB hingga menderita penyakit tertentu. Namun, kondisi ini dapat diatasi dengan menggunakan obat yang termasuk dalam golongan pencahar (laksatif) ini. 

Setiap 5 ml Lactulax syrup mengandung lactulose atau laktulosa sebanyak 3,335 gram. Kandungan inilah yang berperan dalam mengatasi sembelit atau konstipasi. 

Bagaimana Cara Kerja Laktulosa?

Laktulosa merupakan salah satu jenis gula dan menjadi kandungan utama pada Lactulax syrup. Saat masuk ke dalam tubuh, usus besar akan memecah laktulosa menjadi asam ringan sehingga dapat menarik lebih banyak air ke dalam usus besar. Air ini berfungsi untuk melunakkan feses sehingga mudah untuk dikeluarkan. Sebab, salah satu keluhan yang sering dialami penderita sembelit adalah feses yang kering atau keras.

Laktulosa yang dipecah menjadi asam ringan ini juga berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang ada di usus agar tidak menimbulkan penyakit lain.

Selain itu laktulosa yang terkandung dalam Lactulax syrup juga digunakan untuk menurunkan kadar amonia dalam darah akibat penyakit hati. Kadar amonia yang tinggi ini dapat menyebabkan ensefalopati portal-sistemik atau  ensefalopati hati, yaitu suatu kondisi ketika hati tidak lagi mampu membuang zat-zat beracun dalam tubuh. 

Obat ini bekerja dengan cara menarik amonia dari darah ke usus besar. Selanjutnya, amonia ini akan dibuang bersamaan dengan feses saat Anda buang air besar.

Bagaimana Cara Menggunakan Laktulosa?

Laktulosa pada Lactulax syrup berbentuk cair sehingga mudah untuk dikonsumsi. Biasanya obat ini diminum sehari sekali atau sesuai dengan anjuran dari dokter dengan dosis yang harus disesuaikan dengan usia dan tingkat keparahan sembelit yang dialami. 

Jika bingung, dosis dan aturan penggunaan obat ini sudah tercantum di kemasan. Jadi, pastikan Anda membaca dosis dan aturan penggunaan obat tersebut. Apabila ada yang membuat Anda bingung, jangan ragu untuk bertanya pada dokter atau apoteker. 

Setelah mengonsumsi Lactulax syrup, Anda mungkin tidak langsung merasakan perut mulas atau lancar saat buang air besar. Namun, bukan berarti obat tidak bekerja, perlu diketahui laktulosa yang terdapat dalam Lactulax syrup membutuhkan waktu hingga 48 jam untuk bereaksi. 

Gunakan obat ini sesuai dengan dosis atau anjuran dokter. Jangan mengurang atau menambah dosis tanpa adanya saran dan persetujuan dari dokter atau apoteker. 

Apa Saja Efek Samping Laktulosa?

Secara umum, laktulosa menimbulkan efek samping ringan, seperti :

  • perut kembung
  • sakit perut
  • diare
  • mual dan muntah

Efek samping ringan ini hanya bersifat sementara dan akan hilang dalam beberapa hari atau minggu. Namun, jika efek samping semakin parah dan tidak kunjung hilang, segera konsultasikan pada dokter atau apoteker. 

Apabila Anda merasa mual setelah mengonsumsi obat ini, Anda dapat mengonsumsi buah atau makanan lain untuk mengurangi rasa mualnya.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Overdosis?

Overdosis dapat terjadi apabila Anda mengonsumsi laktulosa yang menjadi kandungan utama dalam Lactulax syrup ini secara berlebih. Untuk itu, segera hubungi 112, yakni layanan nomor panggilan darurat atau segera ke puskesmas, rumah sakit terdekat. 

Bagaimana Cara Menyimpan Obat Ini?

Agar kandungan laktulosa dalam Lactulax syrup tidak rusak dan tahan lama, simpanlah obat ini di tempat yang kering, jauh dari jangkauan anak-anak, dan terhindar dari sinar matahari. 

Itulah beberapa penjelasan mengenai laktulosa yang menjadi kandungan utama dalam Lactulax syrup. Agar sembelit cepat teratasi sekaligus mencegah sembelit kembali, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan sehat dan tinggi serat, perbanyak minum air, dan olahraga secara teratur. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *