Jenis Tes COVID di Kimia Farma Malang

Kini tes COVID bisa dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan terdekat. Jika kamu berada di Malang, kamu bisa melakukan tes di Lab dan juga klinik Kimia Farma.

Tes COVID kini banyak digunakan sebagai prasyarat perjalanan atau aktivitas tertentu. Selain itu, langkah ini juga dilakukan sebagai langkah penanganan dan pencegahan penularan virus.

Metode tes COVID sendiri ada banyak ragamnya. Setiap jenis memiliki keakuratan dan pastinya harga yang berbeda pula. Untuk lebih tahu soal tes COVID, simak penjelasan berikut ini ya!

Kapan harus melakukan tes COVID?

Ada beberapa kondisi atau situasi yang mengharuskan kamu melakukan tes COVID-19. Berikut beberapa diantaranya:

  • Saat kamu mengalami gejala COVID-19
  • Terlibat kontak erat dengan orang yang positif COVID
  • Orang yang belum divaksin dan harus melakukan aktivitas dengan risiko penularan COVID-19 tinggi
  • Saat ingin bepergian 

Jenis tes COVID

Ada beberapa jenis tes COVID dengan metode pengambilan sampel dan pengujian yang berbeda. Jenis-jenis tes ini juga bisa kamu lakukan di klinik Kimia Farma Malang.

1. Serology test (sampel darah)

Tes COVID jenis ini menggunakan sampel darah untuk pengujiannya. Biasanya sampel darah akan diambil dari ujung jari lalu ditempatkan pada alat tes.

Alat tes akan mendeteksi antibodi terhadap virus corona. Antibodi sendiri merupakan protein yang diproduksi sistem imun untuk melawan penyerang asing, seperti virus.

Tes ini hanya bisa mendeteksi apakah kamu pernah terinfeksi COVID pada masa lalu. Sehingga tidak efektif untuk mendiagnosis infeksi COVID aktif.

2. Tes antigen

Tes ini juga umum disebut dengan istilah rapid test antigen. Pengujian serta hasilnya bisa didapatkan dengan cepat.

Tes COVID ini dilakukan dengan cara mengambil sampel lendir yang ada pada bagian belakang hidung dan tenggorokan menggunakan alat swab khusus.

Pengujian tes antigen ini lebih akurat ketimbang rapid test yang menggunakan sampel darah. Namun, jika kamu memiliki gejala COVID tapi mendapatkan hasil negatif dari tes ini, maka petugas masih mungkin meminta kamu untuk tes lanjutan.

Sebab, masalahnya tes ini lebih mungkin untuk melewatkan infeksi aktif. Jadi tes lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah itu negatif palsu.

3. Tes PCR

Dari 2 jenis tes sebelumnya, tes PCR atau polymerase chain reaction adalah yang paling akurat. Tes ini bisa mendeteksi infeksi yang masih aktif. Metode yang digunakan juga mirip dengan tes antigen.

Petugas akan mengambil sampel dari nasofaring, masuk jauh ke dalam hidung hingga bagian belakang dan tenggorokan menggunakan alat swab khusus. Kini ada juga metode pengujian yang menggunakan air liur.

Setelah pengambilan sampel, maka sampel tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengecekan. Berbeda dengan 2 jenis tes di atas, biasanya hasil dari tes PCR keluar lebih lama.

Bisakah melakukan tes COVID di rumah?

Kini ada beberapa alat tes COVID yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Biasanya kamu cukup membeli lalu mengirim sampelnya ke layanan kesehatan yang ditentukan.

Meski tes di rumah sangat memungkinkan, tapi tes di layanan kesehatan masih sangat direkomendasikan. Apalagi untuk tes dengan pengambilan sampel dengan metode swab.

Jika salah melakukannya, maka hasil yang didapatkan bisa saja jadi tidak akurat. Jadi lebih disarankan melakukan tes di klinik dengan petugas kesehatan yang sudah profesional.

Kini layanan tes COVID juga sudah sangat murah. Jika kamu tinggal di Malang, kunjungi saja klinik dan lab Kimia Farma untuk tes COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *