Apa Itu Swab Antigen? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

Di tengah pandemi covid-19 yang sedang melanda, rapid swab antigen tentu sudah tidak asing lagi di dengar. Atau bahkan Anda sudah pernah melakukannya. Tapi, apa itu swab antigen dan bagaimana cara kerjanya?

Apa Itu Swab Antigen Covid-19?

Rapid test antigen berbeda dengan rapid test antibodi. Swab antigen merupakan pemeriksaan serologi yang gunanya untuk mendeteksi adanya antigen spesifik virus corona. Antigen sendiri merupakan molekul yang bisa merangsang respons dari daya tahan tubuh.

Swab antigen ini mengambil spesimen melalui usapan dalam hidung dan tenggorokan dan orofaring. Sehingga tes ini hanya dapat dilakukan di rumah sakit atau laboratorium oleh tenaga medis yang kompeten. 

Jika terdapat antigen spesifik Sars-cov-2 dalam tubuh pasien, maka antigen akan saling berikatan dengan antibodi pada alat rapid secara spesifik. Lalu nantinya akan muncul garis tes di alat yang digunakan. 

Kelebihan Kekurangan dari Swab Antigen

Ada beberapa kelebihan dari swab antigen untuk mendeteksi apakah seseorang terinfeksi virus Covid-19 atau tidak. Berikut beberapa kelebihan dari pemeriksaan swab antigen.

  1. Dapat mendeteksi virus secara langsung

Swab antigen ini tentu memiliki kelebihan dibanding tes yang lain, salah satunya adalah kemampuannya dalam mendeteksi komponen virus Covid-19 secara langsung untuk mendeteksi dini tubuh yang terinfeksi. 

Pada swab antigen tidak memerlukan masa inkubasi agar terjadi ikatan antigen antibodi untuk mengeluarkan hasil tes. Selain itu, tes antigen juga tidak perlu alat pemeriksaan laboratorium seperti tes PCR.

  1. Hasil tes yang lebih cepat

Hasil pemeriksaan tes swab antigen bisa muncul dari alat rapid hanya dalam waktu 15-30 menit saja. Waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan hasil dari tes antigen sama dengan rapid test antibodi. Namun jika dibandingkan dengan tes PCR, hasil tes swab antigen jauh lebih cepat.

Selain memiliki kelebihan, swab antigen juga punya kekurangan tentunya. Apa saja kekurangan tes antigen ini? Simak beberapa poin berikut ini.

  • Tingkat akurasi bervariasi

Sayangnya, tingkat akurasi tes antigen ini bervariasi sesuai dengan masing-masing mereknya. Tingkat sensitivitas alat swab sendiri tidak lebih dari 80 persen dengan spesifitas alat swab lebih dari 97 persen. 

Jadi, meskipun pada swab antigen hasilnya negatif, bukan berarti menyingkirkan kemungkinan terinfeksi virus Covid-19, sehingga bisa berisiko menularkan ke orang lain.

  • Hanya mendeteksi dini

Tes swab antigen ini hanya bisa mendeteksi dini, jadi bisa saja memberikan hasil negatif yang palsu.

  • Uji validitas swab antigen terbatas

Uji validitas dari hasil swas antigen ini tidak bisa menggantikan tes PCR karena uji validitasnya masih terbatas. 

Swab antigen ini memang direkomendasikan untuk daerah dengan alat tes PCR terbatas atau mungkin sulit ditemui. Jika pasien bergejala dan kontak dengan orang yang positif Covid-19 sebelumnya, sebaiknya melakukan tes ulang dengan PCR. Jadi tidak hanya mengandalkan hasil tes antigen. 

  • Hasil juga dipengaruhi oleh keterampilan petugas

Tes antigen dilakukan dengan mengusap bagian hidung dan tenggorokan. Untuk itu perlu keterampilan petugas saat mengambil spesimen juga akan mempengaruhi hasilnya. Saat mengambil spesimen ini, petugas juga diharuskan menggunakan APD atau alat pelindung diri level 3. 

Tahapan Pemeriksaan Tes Antigen Covid-19

Berikut beberapa tahapan dalam pemeriksaan swab antigen untuk mengambil sampel dengan metode swab.

  • Petugas akan meminta Anda untuk meniupkan napas dari hidung untuk memastikan bahwa tidak ada sumbatan
  • Petugas juga meminta pasien mendongakkan kepala ke atas sedikit
  • Alat seperti cotton bud akan dimasukkan ke dalam hidung atau mulut, sesuai dengan tempat pengambilan sampel
  • Jika dilakukan di hidung, maka akan dimasukkan hingga mencapai pangkal hidung dan diputar beberapa detik agar maksimal
  • Sedangkan di mulut, alat swab akan dimasukkan hingga tenggorokan tanpa menyentuh lidah. Alat swab juga akan diputar beberapa detik agar sampel yang didapatkan maksimal.

Sampel akan dimasukkan ke dalam tempat khusus untuk diperiksa dan dianalisis lebih lanjut di laboratorium. Hasilnya akan berupa positif (reaktif) atau negatif (non reaktif). 

Jangan panik jika hasilnya positif, karena bisa jadi pasien terinfeksi virus influenza. Untuk hasil yang lebih akurat bisa menggunakan tes PCR. Sedangkan hasil negatif, maka pasien tidak terinfeksi virus Covid-19.

Itulah informasi seputar apa itu swab antigen dan bagaimana tahapan pemeriksaannya. Periksalah jika Anda mengalami berbagai gejala atau sudah melakukan kontak dengan orang yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *